Warga Manado : Lalah Mulu Kalo Bilang AARS Pencitraan

Walikota Manado, Andrei Angouw saat meninjau perbaikan drainase di jalan Bethesda, Manado. (Foto : Istimewa)

MetroManado – Walikota Manado, Andrei Angouw terus bekerja mewujudkan visi dan misinya bersama Wakil Walikota dr. Richard Sualang membawa Manado maju dan sejahtera.

Seakan tak kenal lelah, Andrei Angouw terus bekerja mengunjungi beberapa tempat, guna mencari solusi dan memastikan programnya berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

Read More
Walikota Manado, Andrei Angouw saat meninjau proyek pembangunan jembatan dan Oprit Boulevard 2 di TPI Tumumpa. (Foto : Istimewa)

Sebagaimana yang terpantau oleh wartawan MetroManado.com, pada Sabtu (14/08/2021).

Disaat para ASN lain sedang menikmati libur akhir pekannya, Andrei Angouw memilih untuk memantau beberapa proyek yang sedang dikerjakan di Kota Manado.

Didampingi Plt Kadis PUPR Manado John Suwu, Andrei Angouw mengawali kunjungannya dari Tikala Kumaraka, tepatnya belakang pom bensin Tikala.

Didaerah tersebut, Andrei Angouw meninjau perbaikan drainase yang sedang dikerjakan oleh Dinas PUPR Manado.

Walikota Manado, Andrei Angouw (memakai kaos merah) saat meninjau proyek normalisasi sungai di Kuala Jengki, Sindulang, Manado. (Foto : Istimewa)

Selanjutnya, Walikota menuju jembatan Megawati untuk melihat proyek normalisasi sungai di “Kuala Jengki” atau muara sungai DAS Tondano di Sindulang.

Dari jembatan Megawati, Andrei Angouw menuju Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tumumpa untuk melihat perkembangan pembangunan jembatan dan Oprit Boulevard 2.

Dan terakhir, Andrei Angouw mengunjungi proyek perbaikan drainase di Jalan Bethesda Manado.

Diketahui, proyek pengerukan sungai, perbaikan saluran air dan drainase ini merupakan program pemerintah untuk meminimalisir ancaman banjir di Kota Manado.

Kerja nyata yang ditunjukkan Andrei Angouw ini mendapat dukungan dari warga Kota Manado.

“Kalo (kalau) ada yang bilang pak Andrei dan pak Ichad pencitraan, lalah mulu deng (dengan) dorang (mereka),” ucap Novi warga Kota Manado dengan dialeg khas Manado kepada MetroManado.com, (14/08/2021).

Sekedar diketahui, pencitraan adalah segala upaya mengedepankan sebuah “Citra” positif dari seorang pejabat untuk memperkuat kedudukannya, tidak didasari kerja yang nyata.

Lalah mulu adalah istilah populer di Manado yang diperuntukan untuk orang-orang yang bermodalkan narasi dalam menyikapi masalah tanpa disertai kerja nyata.

(Abed)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.