Tangan Dingin Olly Gairahkan Kembali Iklim Investasi di Sulut

Tindak lanjut perintah Presiden RI Joko Widodo, Gubernur Sulut Olly Dondokambey berhasilkan gairahkan kembali iklim investasi di Sulut. (Foto : Istimewa)

MetroManado – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey tak hentinya melakukan beragam terobosan dan inovasi ditengah masa pandemi COVID-19 saat ini.

Disadari betul, sejak adanya pandemi COVID-19, sektor ekonomi mengalami keterpurukan yang luar biasa, banyak usaha kecil menengah yang harus ditutup, karena anjloknya pendapatan dari hasil usaha yang tidak sesuai lagi dengan pengeluaran yang harus dikeluarkan.

Read More

Belum ditambah lagi dengan adanya gelombang besar pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan oleh para perusahaan akibat dari tidak seimbangnya neraca keuangan perusahaan tersebut.

Namun lewat tangan dingin Olly, perlahan perekonomian di daerah nyiur melambai (sebutan lain Sulut) mulai bangkit lagi dari keterpurukan.

Salah satu strateginya, yakni dengan memberikan kemudahan bagi para investor yang ingin berinvestasi di Sulut, karena lewat investasi ini, dapat membuka lapangan pekerjaan yang baru bagi masyarakat.

“Bagaimana tugas tanggung jawab kita pemerintah daerah menyerap dan melakukan apa yang disampaikan Pak Presiden Joko Widodo dalam pelaksanaan tugas daerah untuk mempercepat seluruh perijinan yang ada,” kata Olly dikutip dari laman Humas Pemprov Sulut.

Sebagaimana dengan data yang diterima redaksi MetroManado.com dari Humas Pemprov Sulut, nilai realisasi investasi di Sulut dalam triwulan I (Januari-Maret) tahun 2021 mencapai total Rp 1,716 Triliun.

Realisasi investasi tersebut terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 1,181 Triliun (401 Proyek) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 535 Miliar (64 Proyek).

Pada realisasi investasi Triwulan I tahun 2021 ini berhasil menyerap Tenaga Kerja Indonesia sebanyak 623 orang dan Tenaga Kerja Asing sebanyak 23 orang.

Adapun target realisasi investasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat, dalam hal ini BKPM RI untuk Sulut tahun 2021 sebesar Rp. 5,510 Triliun dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulut tahun 2021 sebesar Rp. 3,750 Triliun.

Dengan demikian, secara kumulatif periode Triwulan I tahun 2021 realisasi investasi Sulut oleh investor sebesar 31,15% dari target BKPM RI tahun 2021 dan mencapai 45,76% dari target RPJMD Sulut tahun 2021.

Sementara itu, sektor yang mendominasi dalam realisasi investasi ini, yaitu transportasi, gudang dan telekomunikasi dengan nilai investasi sebesar Rp. 548 miliar atau 32% dari total realisasi investasi.

(Valent/*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.