Polri Kembali Bongkar Jaringan Internasional Narkotika, 310 kg Sabu Berhasil Diamankan

Kasus Narkotika
Polri berhasil ungkap kasus peredaran gelap 310 kg narkotika jenis sabu jaringan internasional. (Foto : Istimewa)

MetroManado – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas para bandar narkoba di Indonesia.

Setelah berhasil mengamankan 2,5 ton sabu dari bandar narkotika internasional yang ditangkap di Aceh dan Jakarta, pada beberapa waktu lalu.

Read More

Kali ini Polri kembali berhasil mengamankan 310 kg narkotika jenis sabu atau senilai dengan Rp. 400 miliar dari dua tersangka bandar narkotika jaringan internasional.

Informasi yang diterima MetroManado.com, dua tersangka bandar narkoba internasional berinisial NR dan HA berhasil ditangkap oleh Polres Jakarta Pusat di Desa Rawa Kalong, Kecamatan Gunung Sindur, Jawa Barat.

“Kedua tersangka ini memang sudah dicurigai melakukan beberapa kali transaksi di wilayah hukum Polda Metro Jaya,” ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M Fadil Imran, sebagaimana dikutip dari TribrataNews Polri, Kamis (13/05/2021).

Lanjut disampaikan Fadil Imran, bahwa barang haram tersebut ditemukan dalam sebuah kendaraan roda empat merk Daihatsu Grand Max setelah dilakukan penggeledahan oleh Satuan Reskrim Polres Jakarta Pusat.

“Ini adalah sebuah tangkapan yang dilakukan Satuan Reskrim Polres yang terbesar hingga saat ini,” ucap Imran.

Menurut penuturan Kapolda Metro Jaya ini, kedua pelaku termasuk dalam peredaran narkoba jaringan internasional Timur Tengah yang dikendalikan dari Nigeria.

“Dari luar negeri dibawa dari Aceh menuju Jakarta dengan menggunakan angkutan darat,” tutur Imran.

“Pabrikannya dari Iran dikendalikan oleh kelompok sindikat dari Nigeria untuk beroperasi di wilayah Indonesia,” pungkasnya.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka tersebut dikenakan pasal 115 ayat 2 sub 114 ayat 2 Sub lebih pasal 112 ayat 2 Jo pasal 132 ayat 1 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Kedua pelaku tersebut akan dijerat paling berat hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.

(Valent)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.