KPU dan Bawaslu Manado Kembalikan Dana Pilkada Tidak Terpakai Ke Pemkot Manado

Dana Pilkada
Walikota Manado Andrei Angouw menerima dana Pilkada tidak habis terpakai dari KPU dan Bawaslu Manado. (Foto : Istimewa)

MetroManado – KPU dan Bawaslu Manado mengembalikan dana Pilkada yang tidak habis terpakai kepada Pemerintah Kota Manado (Pemkot Manado), Senin (17/05/2021).

Walikota Manado, Andrei Angouw didampingi Wakil Walikota Manado, dr. Richard Sualang menerima langsung dana Pilkada yang tidak habis terpakai tersebut di ruang kerjanya.

Read More

“Kami menerima pengembalian dana yang tidak digunakan oleh penyelengara Pilkada, baik KPU maupun Bawaslu kota,” ucap Walikota Manado Andrei Angouw.

“Sesuai dengan aturan yang ada, dana Pilkada yang tidak terpakai itu, harus dikembalikan ke kas pemerintah daerah.” kata Angouw.

Sementara itu, Ketua KPU Manado Jusuf Wowor, menyampaikan pengembalian dana yang tidak habis terpakai tersebut merupakan amanat aturan yang tertuang dalam PP 54/2019 yang diubah dengan PP 41/2020 dan keputusan KPU nomor 7/2021. 

“Mengacu pada semua aturan tersebut, kami mengembalikan dana Pilkada yang tidak terpakai sekira Rp 1,8 miliar kembali ke kas daerah,” ucap Jusuf Wowor.

Sedangkan Ketua Bawaslu Manado, Marwan Kawinda mengatakan, pihaknya mengembalikan dana yang tidak terpakai sebesar Rp 19,8 juta.

“Itu adalah dana yang tidak terpakai selama tahapan Pilkada, maka sesuai aturan kami mengembalikan ke kas daerah kota Manado,” kata Marwan Kawinda. 

Diketahui, KPU Kota Manado menerima dana hibah sebesar Rp 41 miliar dari Pemkot Manado untuk melaksanakan tahapan Pilkada tahun 2020. 

Sedangkan Bawaslu Kota Manado menerima Rp 13 miliar dari Pemkot Manado untuk semua pengawasan penyelenggaraan Pilkada dimulai dari tahapan awal sampai final pada penetapan calon usai putusan MK Februari 2021.

(Yonfree)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.