Jaga dan Lestarikan Alam, Brigade Manguni Indonesia Terima Beragam Penghargaan

MetroManado – Brigade Manguni Indonesia (BMI) berkomitmen turut menjaga dan lestarikan alam ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.

Komitmen ini dibuktikan dengan adanya Satuan Petugas Khusus (Satgassus) Lingkungan Hidup (LH) dalam organisasi masyarakat adat Minahasa ini.

Read More

Bahkan, eksistensi dari Satgassus LH BMI dibidang pelestarian alam, sudah diakui dengan beragam penghargaan yang telah didapat.

Pertama, BMI mendapatkan sertifikat penghargaan dari Pemprov Sulut lewat Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Atas keterlibatan mereka dalam kegiatan penanaman mangrove di Desa kampung Ambong dan desa Kalinaung Kecamatan Likupang Minahasa Utara, pada (17/07/2021)

Selanjutnya, di awal tahun 2021 atas kepedulian BMI terhadap bencana di Kota Manado, mendapatkan sertifikat penghargaan dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Sulut.

Terbaru, BMI mendapatkan Sertifikat Penghargaan dari Organisasi Kelompok Pecinta Alam Kano-Kano. Dalam kegiatan angkat sampah di Gunung Ambang, Kotamobagu, tanggal 13-14 Februari 2021.

Selain itu, awal Januari 2021 lewat program Satgassus LH BMI yang di koordinir Tonaas Wanua Sindulang 1 Marcel Kalumata.

Melakukan penanaman bibit pohon disejumlah gunung di Sulut, bantuan dari Balai Persemaian Bibit Pohon Kima Atas.

Tonaas BMI DPD Manado Reinhard AT kepada metromanado.com, memberikan apresiasi atas eksistensi dari Satgassus LH BMI.

“Ini merupakan program andalan dari BMI. Sangat mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai langkah inovasi dan kreatifitas yang sesuai panggilan ormas adat untuk menjaga tanah leluhur,” ucap Tonaas Reinhard.

“Kegiatan tersebut tak hanya sebatas penanaman tapi sampai pada monitoring, yang sampai saat ini monitoring pun tetap jalan.” ujarnya.

Tonaas Reinhard bersama Ketua Tim Satgasus Tonaas Marcel menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah bersama BMI melaksanakan kegiatan dimaksud diatas.

“Terima kasih kepada Pemerintah Sulut Hebat Pak ODSK. Lewat DLH Sulut dan Balai Persemaian Bibit Pohon Kima Atas,” kata keduanya.

“Juga kepada Bank Indonesia, kiranya kegiatan ini dapat menjadi panggilan kita bersama. Sama-sama menjaga warisan tanah leluhur, untuk tetap kita lestarikan, I Yayat U Santi.” tutup kedua Tonaas ini.

(Valent)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.