Generasi Muda Sulut Warning ‘Darurat Moral’

Metro Manado
Foto Ilustrasi MetroManado.com

MetroManado – KASUS kekerasan di Sulawesi Utara (Sulut) kian mencekam. Ironisnya, para pelaku dan korban sebagian besar adalah perempuan, dan tak sedikit di antara mereka masih di bawah umur.

Kalau tidak ada pihak terkait melakukan edukasi tentang pentingnya moral diusia dini, akan seperti apa generasi kita di masa mendatang?

Read More

Kurangnya ketegasan dan disiplin, orang tua terhadap anaknya, menjadi sebab akibat sang anak seenaknya bergaul bebas, tanpa mengenal waktu. Akibatnya, disaat terjadi masalah pada anak, barulah orang tua saling menyalahkan.

Peran orang tua untuk mengawasi anak sangat penting. Demikian juga pemerintah setempat, mulai dari tingkat bawah sampai atas sudah seharusnya bersinergi mencari solusinya. Hal ini penting demi mengantisipasi hal yang tak diinginkan terjadi.

Baru-baru ini, potret kekerasan kembali menghiasi media sosial (medsos) di Sulut. Viral mempertontonkan video kekerasan fisik yang dilakukan sesama anak perempuan.

Silahkan cek di akun gosip Facebook Lambe Turah Kawanua (LTK) dan beberapa jejaring medsos lainnya.

Itu baru kasus kekerasan fisik, belum KDRT, kekerasan seksual, pelakor, asusila, dan aksi kriminalitas lainnya di tengah masyarakat.

Instansi, institusi, dan pihak berkompeten lainnya sudah seharusnya bergerak cepat mencari jalan keluar/solusi agar hal serupa tidak terjadi lagi di tengah masyarakat.

Jika diperlukan, lakukan penyisiran dari hulu hingga ke hilir berulang kali untuk mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan dan kekerasan ditengah-tengah masyarakat.

Bila perlu buatkan Peraturan Gubernur (Pergub). Alokasikan Dana Desa (ADD) 10% dari 35% poksi Pemberdayaan Masyarakat, guna perlindungan anak dan perempuan.

Bentuk Pokok Kerja (Pokja) dari tokoh-tokoh masyarakat setempat. Lakukan sosialisasi, edukasi, ‘suntik’ generasi dengan moral. Berikan pemahaman tentang Hak Asasi Manusia (HAM). Ajari hukum, sanksi sosial, dan lainnya pada anak serta anti kekerasan lainnya yang terjadi di masyarakat.

Bangun jaringan bersama aparat penegak hukum. Janganlah hal ini dianggap enteng, ini demi para generasi muda, sang penerus bangsa. Generasi muda adalah pondasi bangsa, jika hanya didiamkan tanpa dikerjakan, akan seperti apa sosial pemimpin bangsa di masa mendatang.

Selanjutnya : Pernyataan Ketua LPA Sulut Jull Takaliuang . . .

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.