BMI Pimpinan Tonaas Wangko Lendy Wangke, Sah Kembali ke Marwah Awal Brigade Manguni

Brigade Manguni
Suasana Sidang Istimewa Diperluas Brigade Manguni, di Mabes BM, Tondano, (06/03/2021). (Foto : Isitimewa)

MetroManado – Brigade Manguni Indonesia (BMI) dibawah pimpinan Tonaas Wangko (Ketua Umum) Lendy Wangke menggelar Sidang Istimewa Diperluas (SID) Brigade Manguni (BM), di Mabes BM, Tondano, Sabtu (06/03/2021).

Sidang yang dibuka oleh Tonaas Walian Wangko Dicky Maengkom dan hadiri oleh para Tonaas (Ketua) DPD BM ini menghasilkan keputusan BMI pimpinan Tonaas Wangko Lendy Wangke kembali ke marwah awal Brigade Manguni.

Read More

“Sidang ini merupakan bagian penting akan sebuah harapan untuk mempertegas kejelasan akan kisruh organisasi yang nampak terjadi dualisme kepemimpinan,” ujar Lendy Wangke.

Lanjut disampaikannya, apa yang menjadi keputusan dalam pertemuan ini sebagai bentuk dari kerinduan bersama menghindari konflik dualisme BMI yang berkepanjangan.

“Dan tentunya merealisasikan akan kerinduan bersama untuk menghindari konflik berkepanjangan, maka kita memilih Nama Brigade Manguni Indonesia (BMI) kembali menjadi Brigade Manguni (BM).” lanjut Lendy Wangke.

Sementara itu, Tonaas Sony Keintjem menanggapi akan hasil keputusan SID BM, menyampaikan bahwa hal ini menunjukkan ormas BMI pimpinan TW Lendy Wangke yang kini kembali menjadi BM telah teruji dan siap menjadi ormas yang mendunia.

“Saat kita mengambil sikap utk kembali ke marwah awal Brigade Manguni, ini menunjukkan bahwa kita sudah melewati uji dan sudah teruji,” ucap Tonaas Keintjem.

“Dan saat kita mengambil kesepakatan untuk kembali menjadi Brigade Manguni, ini menujukkan kita bukan berakhir menjadi kecil tapi sejarah membuktikan awal mulanya yang membawa kita menjadi besar,” sambungnya.

“Dan mari kita menghindari konflik dan kembali fokus untuk Brigade Manguni yang mendunia.” ujarnya.

Sedangkan dari DPD Manado melalui Tonaas Reinhard AT mengungkapkan bahwa dari awal sudah bersikap untuk memilih kembali ke nama Brigade Manguni.

“DPD Manado sejak awal sudah membicarakan akan sikap yang harus di ambil untuk lebih eloknya kita kembali ke nama Brigade Manguni dengan melihat anggaran dasar BM 2002 dan ini menjadi hadiah untuk HUT BMI ke-19 pada 9 Maret 2021 nanti,” kata Reinhard AT.

“Ingat hasil dari sidang istimewah menunjukkan keterpanggilan akan integritas dan loyalitas akan BM yang lebih baik.” tandasnya.

Tonaas Fabian Kaloh sebagai Mandataris BM Sulut menyatakan setuju dan sepakat akan perubahan nama dari BMI ke BM dan berharap ini menjadi jalan keluar terbaik keluar dari persoalan dualisme BMI.

“Saya menyetujui dan menyepakati perubahan untuk kembali ke marwah awal sebagai Brigade Manguni,” ucap Anggota DPRD Sulut ini.

“Dan dalam sidang istimewa diperluas agar keputusan ini adalah jalan keluar terbaik dengan tidak menimbulkan polemik yang baru dan tidak cacat hukum artinya tidak berdampak konflik hukum dan perseteruan internal.” tambahnya.

“Jika berkumpul, maka menyebarlah, dan jika menyebar, maka bersatulah. Brigade Manguni, kami ada dan tidak kemana-mana, tapi ada di mana-mana. I Yayat U Santi.” tutupnya.

(Yonfree)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.