Akhirnya! Lansia, Komorbid, dan Ibu Menyusui Dapat Divaksinasi COVID-19

Gambar ilustrasi vaksin COVID-19. (Foto : Istimewa)

MetroManado – Para lansia, komorbid, penyintas COVID-19, dan ibu menyusui akhirnya dapat divaksinasi COVID-19.

Setelah, Kemenkes RI melalui Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit menerbitkan Surat Edaran nomor HK.02.02/I/368/2021.

Read More

Surat edaran ini tentang Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 pada Kelompok Sasaran Lansia, Komorbid, dan Penyintas COVID-19, serta Sasaran Tunda.

Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, Dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS sebagaimana dilansir dari laman setkab.go.id menyampaikan bahwa pemberian vaksinasi ini sudah melalui kajian dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional.

“Bahwa vaksinasi COVID-19 dapat diberikan pada kelompok usia 60 tahun ke atas, komorbid, penyintas COVID-19, dan ibu menyusui. Dengan terlebih dahulu dilakukan anamnesa tambahan,” ucap Rondonuwu.

Lanjut disampaikannya, untuk pelaksanaan pemberian vaksinasi nantinya tetap harus sesuai dengan petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi COVID-19.

Dimana bagi kelompok lansia, pemberian vaksinasi pada kelompok usia 60 tahun ke atas diberikan 2 dosis dengan interval pemberian 28 hari (0 dan 28).

Sementara untuk kelompok komorbid, dalam hal ini hipertensi, dapat divaksinasi kecuali jika tekanan darahnya di atas 180/110 MmHg.

Dan pengukuran tekanan darah sebaiknya dilakukan sebelum meja skrining. Bagi kelompok komorbid dengan diabetes dapat divaksinasi sepanjang belum ada komplikasi akut.

Bagi kelompok komorbid penyintas kanker dapat tetap diberikan vaksin. Selain itu penyintas COVID-19 dapat divaksinasi jika sudah lebih dari 3 bulan. Begitupun ibu menyusui dapat juga diberikan vaksinasi.

Seluruh pos pelayanan vaksinasi harus dilengkapi kit anafilaksis dan berada di bawah tanggung jawab puskemas atau rumah sakit.

Selanjutnya untuk kelompok sasaran tunda akan diberikan informasi agar datang kembali ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk memperoleh vaksinasi COVID-19.

Demi lancarnya pelaksanaan dan percepatan peningkatan cakupan vaksinasi COVID-19, Rondonuwu pun mengharapkan kerjasama dari seluruh Kepala Dinas Kesehatan di Indonesia.

“Diharapkan kepala dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia. Dapat segera melakukan tindakan korektif yang diperlukan dalam rangka meningkatkan kelancaran pelaksanaan vaksinasi dan percepatan peningkatan cakupan vaksinasi COVID-19.” tandasnya.

(Valent)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.