Vasung Ingatkan Tidak Ada Pungli Dalam Penyaluran Beasiswa PIP

  • Whatsapp
PIP mulai disalurkan
Anggota DPR RI, Vanda Sarundajang saat menggelar pertemuan secara virtual via aplikasi Zoom Meeting bersama pimpinan sekolah, guru, orang tua murid terkait beasiswa PIP. (Foto : Istimewa)

MetroManado – Penyaluran Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2021 untuk SD, SMP, dan SMA sederajat sudah mulai dilakukan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Bantuan pendidikan berupa uang tunai dari pemerintah pusat ini, untuk membantu meringankan biaya pendidikan anak usia sekolah dari keluarga yang kurang mampu.

Read More

Untuk itu, Anggota Komisi X DPR RI Vanda Sarundajang mengingatkan tidak ada pungutan liar (pungli) pada proses penyalurannya.

“Semua siswa harus menerimanya secara utuh,” ucap Vasung sapaan akrab Anggota DPR RI dari Dapil Sulut ini.

Vasung pun menegaskan, jika ada yang berani coba-coba melakukan praktek pungli, berarti mereka siap menerima konsekuensi hukumnya.

“Karena sanksi hukumnya sangat jelas,” tegas putri dari mantan Gubernur Sulut Sinyo Harry Sarundajang ini.

Diakui Vasung, penyaluran beasiswa PIP tahun 2021 ini mengalami keterlambatan. Disebabkan adanya validasi data kembali dari kementerian terkait.

“Memang ada keterlambatan penyaluran. Dari pihak Kementerian Pendidikan dan kementerian terkait harus melakukan validasi kembali terhadap NIK siswa penerima,” ujar Vanda.

“Agar tepat sasaran dan mengharapkan pihak sekolah selalu melakukan registrasi kembali data ke dapodik Kemendikbud,” tambahnya.

Vanda yang juga merupakan pimpinan Fraksi PDI Perjuangan DPR RI berharap beasiswa ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh siswa penerima atau orang tua untuk kepentingan biaya pendidikan.

“Selain untuk membayar SPP, beasiswa ini juga bisa dimanfaatkan untuk membeli paket internet atau pulsa. Yang sekarang sangat dibutuhkan oleh siswa ketika melaksanakan pembelajaran Dalam Jaringan (Daring),” kata Vanda.

Vasung Siap Kawal Penyaluran Beasiswa PIP

Sementara itu, Koordinator Tim Kerja VaSung se-Sulut Torry Kojongian, mengungkapkan nominal bantuan yang akan diterima oleh para penerima manfaat.

“Bagi pelajar ditingkat SD berhak menerima Rp 450.000 dan kelas VI yang baru lulus terima Rp 225.000.”

“Siswa SMP menerima Rp 750.000 dan kelas IX yang baru lulus terima Rp 375.000.”

“Sedangkan siswa SMA atau SMK menerima Rp 1.000.000 dan kelas XII yang baru lulus terima Rp 500.000,” terang Torry.

Lanjut disampaikannya, bahwa Vanda Sarundajang tidak hentinya melakukan pertemuan dengan berbagai pihak terkait progran PIP tersebut.

“Ibu Vanda Sarundajang sudah melakukan beberapa pertemuan. Lewat media (daring) zoom dengan pihak pimpinan sekolah, guru, dan orang tua murid.

Menurut Torry, hal ini dilakukan Vasung guna menyampaikan informasi terkait perubahan aturan yang berlaku dalam program PIP tersebut.

“Saat ini ada 2 kriteria Surat Keputusan Kemendikbud. SK Pemberian bagi penerima yang diusulkan kembali dan SK Nominasi bagi siswa usulan baru. Harus ada keterangan dari pihak sekolah serta harus diterima utuh oleh penerima,” jelasnya.

Torry menyampaikan, bahwa Vanda Sarundajang siap mengawal dengan turun langsung mengawasi proses penyaluran PIP di Sulut.

“Beliau Ibu Vasung juga berjanji akan turun langsung mengawasi penyaluran PIP di Sulut dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan DPR-RI,” tutur Kojongian.

Ditambahkannya, Vanda merupakan figur yang dikenal akrab dan peka terhadap permasalahan rakyat, karena tidak pernah segan membantu pemerintah dalam meringankan beban rakyat Sulut.

“Apalagi dimasa sulit seperti saat ini, akibat pandemi COVID-19. Sejak dari awal pandemi sudah melakukan berbagai kegiatan sosial untuk membantu rakyat,” ungkapnya.

“Seperti, penyemprotan disinfektan, pembagian masker, cairan pencuci tangan, hingga bantuan makanan dan vitamin bagi masyakat yang menjalani isolasi mandiri. Termasuk juga bantuan kepada para tenaga kesehatan,” tambahnya.

(Hcr-AbSn)

Editor: Ivan Pelealu

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *