Berkat Perjuangan Dua Srikandi Sulut, Mimpi Rafael Menjadi Polisi Semakin Nyata

  • Whatsapp
Casis Bintara Polri 2021
Dua srikandi Sulut, Hilary Lasut (kiri) Anggota DPR RI dan Sandra Rondonuwu (kanan) Anggota DPRD Sulut berjuang mencari keadilan atas Rafael Malalangi (tengah) yang tersisih dalam seleksi Bintara Polri. (Foto kolase MetroManado.com/Sumber : Istimewa)

MetroManado – Pemuda bernama Rafael Malalangi warga Desa Pinapalangkow, Minahasa Selatan (Minsel) bermimpi ingin menjadi seorang Polisi.

Demi mewujudkan mimpinya, Rafael memberanikan diri mengikuti seleksi penerimaan Bintara Polri Tahun Angkatan (TA) 2021 lewat Polres Minsel.

Read More

Setelah melewati serangkaian tes, Rafael pun dinyatakan lulus dalam pengumuman kelulusan calon Bintara Polri yang disiarkan secara langsung oleh Polda Sulut, pada Kamis (22/07/2021).

Namun beberapa hari kemudian, keluarga Rafael menerima surat pemberitahuan yang menyatakan bahwa kelulusan Rafael dibatalkan.

Posisi Rafael Malalangi dalam daftar kelulusan untuk mengikuti pendidikan Bintara Polri telah digantikan oleh orang lain, atas nama Franco Efraim Kowal.

Merasa diperlakukan tidak adil, keluarga pun berupaya mencari keadilan atas anak mereka Rafael Malalangi.

Kasus Rafael ini pun menarik perhatian dari dua srikandi Sulut yang dikenal vokal dalam membela kepentingan rakyat kecil.

Keduanya saat ini duduk didua lembaga dewan berbeda yakni, Hillary Brigitta Lasut (Anggota DPR RI) dan Sandra Rondonuwu (Anggota DPRD Sulut).

Mereka berkomitmen memperjuangkan hak dari Rafael untuk menjadi Polisi, setelah sebelumnya telah dinyatakan lulus oleh Polda Sulut.

Hilary ketika mendapat informasi terkait kasus Rafael ini, langsung melayangkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo perihal kasus tersebut.

Dalam suratnya, Hillary mempertanyakan sistem penerimaan Bintara Polri, serta memohon atensi Presiden dan Kapolri atas kasus yang dialami Rafael.

Sementara itu, Sandra saat menerima informasi terkait kasus Rafael, langsung menelpon keluarga Rafael dan membantu keluarga dalam mencari keadilan atas Rafael.

Sandra juga ikut turun langsung mendampingi Rafael dan orang tuanya mengunjungi Mapolda Sulut, pada Jumat (30/07/2021).

Tidak hanya Sandra, Hilary yang diwakili staf khususnya Hesty Sondakh ikut mendampingi Rafael dan orang tuanya di Mapolda Sulut.

Dalam konferensi pers yang digelar Polda Sulut di Mapolda Sulut, Jumat (30/07/2021), Rafael telah dipastikan akan mengikuti pendidikan pada TA 2022.

Hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kombes Pol Jules Abraham Abast dalam konferensi pers tersebut.

“Kapolri telah menyetujui dan mengakomodir penambahan kouta satu orang atas nama Rafael Malalangi,” ucap Kombes Pol Jules Abast.

“Itu atas kebijakan dari bapak Kapolri,” tegas Kabid Humas Polda Sulut ini.

Akhirnya, perjuangan dua srikandi Sulut dalam mencari keadilan atas kasus yang menimpa Rafael ini pun tidaklah sia-sia.

Rafael mendapatkan kesempatan dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk mengikuti pendidikan Bintara Polri pada tahun 2022.

Mimpi seorang anak muda dari Desa Pinapalangkow bernama Rafael Malalangi untuk menjadi Polisi pun semakin nyata.

(Valent)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *