Ganggu Kamtibmas, Belasan Anak Muda Terjaring Ops Pekat Polres Tomohon

  • Whatsapp
Ops Pekat Polres Tomohon
Sekelompok anak muda yang terjaring Ops Pekat Polres Tomohon bersama 12 unit sepeda motor yang ikut diamankan di Mapolres Tomohon. (Foto : Istimewa)

MetroManado – Sekelompok anak muda terjaring operasi penyakit masyarakat (Ops Pekat) Kepolisian Resort (Polres) Tomohon, pada Rabu (21/07/2021).

Dikutip dari TribrataNews Polda Sulut, para anak muda ini diamankan disekitar perkebunan Wawo, Kelurahan Matani Tiga, Kecamatan Tomohon Tengah.

Read More

Mereka terjaring Ops Pekat Polres Tomohon, karena diduga kuat hendak melakukan aksi balap didaerah tersebut.

Aksi balap liar ini pun sudah sangat meresahkan warga, karena telah mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) Tomohon.

Sehingga sudah banyak keluhan dan masukan yang disampaikan warga ke Polres Tomohon baik secara langsung maupun melalui media sosial.

Dalam Ops Pekat ini, Polres Tomohon juga ikut mengamankan 12 unit sepeda motor dan 1 unit mobil sebagai barang bukti.

Berawal dari informasi warga, bahwa ada sekelompok anak muda yang akan menggelar balap liar disekitar perkebunan Wawo.

Tim Resmob Polres Tomohon dipimpin Bripka Bima Pusung kemudian mendatangi TKP sesuai dengan informasi dari masyarakat tersebut.

Diketahui, daerah tersebut sering dijadikan tempat oleh sekelompok anak muda untuk menggelar aksi balap liar yang sangat membahayakan keselamatan tersebut.

Dari data yang diperoleh polisi, diketahui sekelompok anak muda ini berasal dari Tomohon dan Minahasa.

Sementara itu, Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot dalam keterangannya membenarkan adanya penangkapan sekelompok anak muda tersebut.

“Seluruh barang bukti kendaraan bermotor diamankan di Mapolres untuk diproses lebih lanjut,” ujar Kapolres Tomohon.

Lebih lanjut Kapolres menyampaikan, dari 12 unit sepeda motor itu banyak yang sudah dimodifikasi.

“Diantaranya tidak menggunakan plat nomor kendaraan dan berknalpot bising, juga beberapa yang tidak dilengkapi dengan surat kendaraan,” terangnya.

“Aksi balap liar di Kota Tomohon sudah sangat meresahkan masyarakat, banyak keluhan dan masukan yang disampaikan kepada kami baik secara langsung maupun melalui media sosial,” ungkapnya.

“Tentunya menjadi atensi bagi kami, dan pasti kami tindaklanjuti,” tegas Perwira Menengah Polri ini.

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang memberikan informasi balap liar itu, sehingga bisa cepat ditangani dan ditindak.

“Dan kepada masyarakat khususnya kalangan anak muda diimbau tidak melakukan balap liar karena sangat membahayakan keselamatan pribadi maupun orang lain,” himbaunya.

“Lakukan hal-hal positif, apalagi saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19,” pungkas Kapolres.

(Valent/*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *