Tim Totosik Jinakkan ‘Pendekar Mabuk’ Yang Mengamuk di Tomohon

  • Whatsapp
Tim Totosik
Tim Totosik Polres Tomohon bersama 'pendekar mabuk' yang berhasil diamankan usai mengamuk di Kinilow Satu, Tomohon. (Foto : Istimewa)

MetroManado – Tim URC Totosik Polres Tomohon menjinakkan seorang ‘pendekar mabuk’ yang mengamuk (membuat keributan) di Kinilow Satu, Tomohon.

‘Pendekar mabuk’ berinisial FP alias Fani (30), warga Kinilow Satu, Tomohon Utara, diamankan Tim URC Totosik Polres Tomohon, pada Sabtu (10/07/2021), sekitar pukul 00.30 WITA.

Read More

Katim URC Totosik Aipda Yanny Watung mengatakan awalnya mendapat informasi kejadian dari warga.

“Kami ke TKP dan mendapati pelaku di tengah jalan, membuat keributan sambil membawa sebilah pedang,” kata Watung.

Aipda Watung pun menyampaikan saat akan dilakukan penangkapan, tak ada perlawanan berarti dari ‘pendekar mabuk’ (pelaku) ini.

“Pelaku nekad melakukan aksinya karena sebelumnya terlibat permasalahan dengan istrinya,” jelas Aipda Watung.

Dikutip dari TribrataNews Polda Sulut, Bintara Polri ini pun membeberkan kronologi awal sehingga pelaku nekad melakukan keributan ditengah jalan wilayah Kinilow Satu.

Di mana saat berpesta minuman keras (miras) bersama teman-temannya di Walian, Tomohon Selatan pada Jum’at (09/07/2021) malam, pelaku didatangi istrinya, Helda (28) dan langsung menampar pelaku.

Helda emosi karena Fani sudah ditelepon berkali-kali dengan maksud memintanya pulang, namun tak menjawab panggilan.

Helda yang saat itu datang bersama teman perempuannya, Joune (37), kemudian terlibat pertengkaran dengan pelaku.

Sesaat kemudian pelaku meninggalkan lokasi pesta miras, sambil melontarkan ancaman akan membunuh Helda dan Joune.

Tiba di rumah, pelaku mengambil sebilah pedang samurai lalu menuju tempat tinggal Joune, yang tak jauh dari rumah pelaku.

Ketika sampai di tempat kost Joune, pelaku pun membuat keributan sambil ‘bakuku’ (berteriak-teriak). Pelaku juga memanggil suami Joune bernama Ridwan untuk keluar.

Pelaku bermaksud menegur Ridwan agar tidak memberikan informasi yang tidak benar kepada istri pelaku, yang mengatakan bahwa pelaku berselingkuh.

Sementara itu Kasubbag Humas Polres Tomohon Iptu Hentje Talumepa membenarkan kejadian tersebut.

“Pelaku dan barang bukti senjata tajam jenis pedang samurai, sudah diamankan di Polres Tomohon untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” tandasnya.

(Red/*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *