Gara-gara Euro 2020, Petani di Bitung Harus Ditangkap Polisi

  • Whatsapp
Euro 2020
Hanya karena masalah EURO 2020, seorang petani di Bitung harus ditangkap Polisi. (Foto : Istimewa)

MetroManado – Perhelatan EURO 2020 membawa euforia tersendiri bagi para pecinta sepakbola diseluruh dunia.

Pasalnya, perhelatan kompetisi sepakbola antar negara di benua Eropa ini sangat dinantikan oleh para penggila sepakbola.

Read More

Tersanka MM alias Mas yang berhasil diamankan oleh Tim Resmob Polres Bitung. (Foto : Polres Bitung)

Apalagi, kompetisi yang sedianya dilaksanakan pada tahun 2020, namun pandemi COVID-19 membuat pelaksanaannya ditunda pada tahun 2021 ini.

Euforia pelaksanaan kompetisi 4 tahunan ini pun sangat terasa hingga sampai di Indonesia, bahkan sampai didaerah nyiur melambai Sulawesi Utara.

Namun euforia yang berlebihan dapat juga memberikan dampak yang buruk, sama halnya terjadi di Kota Bitung, Sulawesi Utara.

Hanya karena masalah EURO 2020, Iwan Manolang (39 tahun) menerima luka sayatan dipahanya usai bersitegang dengan seorang petani asal Girian.

Buntutnya, petani berinisial MM alias Mas (43 tahun) warga Girian Kota Bitung ini pun harus ditangkap oleh polisi.

Atas tuduhan penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam jenis parang terhadap Iwan, yang mengakibatkan Iwan harus terluka dibagian paha.

Dikutip dari TribrataNews Polda Sulut, peristiwa ini terjadi disebuah kebun milik tersangka di Kelurahan Girian Indah Kecamatan Girian Kota Bitung, pada Jumat (09/07/2021) sekitar pukul 11.00 WITA.

Dari keterangan polisi, kejadian tersebut berawal saat korban yang sudah dalam keadaan mabuk datang ke kebun milik tersangka dan menanyakan hasil EURO 2020.

Keduanya kemudian terlibat percakapan yang buntutnya saling mengejek dengan mengatakan kata-kata ‘biongo ngana’ (bodoh kamu).

Tak terima dikatakan hal tersebut, korban mengambil parang yang dibawanya namun akhirnya terjatuh dan dirampas oleh tersangka.

Parang kemudian berhasil diraih tersangka dan terjadilah saling rampas antara keduanya, hingga akhirnya melukai paha sebelah kiri korban.

Melihat korban sudah terluka, tersangka lantas menyuruh korban pulang ke rumahnya.

Tidak terima dengan apa yang terjadi pada dirinya, korban lantas melaporkan tersangka ke kantor polisi.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/528/VII/2021/SPKT/POLRES BITUNG, aparat kepolisian pun segera mengamankan tersangka MM.

MM pun berhasil diamankan Tim Resmob Polres Bitung dirumahnya, Girian, Bitung tanpa perlawanan pada Jumat (09/07/2021) sekitar pukul 18.30 WITA.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan dan menyesalkan terjadinya peristiwa tersebut.

“Hanya hal sepele, karena sudah terpengaruh miras bisa menyebabkan penganiayaan hingga terluka. Stop jo bagate, miras bisa mengakibatkan kriminalitas,” ajak Kombes Pol Jules Abraham Abast.

(Red/*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *