Mulai Hari Ini, Operasional Tempat Usaha di Kota Manado Dibatasi Sampai Jam 8 Malam

  • Whatsapp
KTR3 Coffee House
Aktivitas salah satu tempat usaha yang ada di Kota Manado. (Foto MetroManado.com)

MetroManado – Seiring meningkatnya kasus COVID-19, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat mulai diterapkan di Kota Manado.

Salah satu hal yang dibatasi yakni, terkait jam operasional kegiatan tempat usaha dan tempat hiburan malam di ibukota Provinsi Sulawesi Utara ini.

Read More

Jam operasional tempat usaha dan tempat hiburan malam di Kota Manado dibatasi hanya sampai pada jam 8 malam.

Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Walikota Manado Nomor : 044/D.02/KES/548/2021 tertanggal 06 Juli 2021 yang ditanda tangani oleh Andrei Angouw selaku Walikota Manado.

Dalam SE Walikota ini, telah diatur jam operasional kegiatan tempat usaha dan tempat hiburan malam di Kota Manado dibatas hanya sampai jam 8 malam.

Kegiatan tempat usaha dimaksud yakni, mall, supermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari.

Kapasitas pengunjung untuk semua kegiatan usaha disebut diatas juga diatur maksimal 50% dari kapasitas ruang usaha.

Selanjutnya, restoran, warung makan, rumah makan, cafe, pedagang kaki lima, dan lapak jajanan.

Baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan juga dibatasi kegiatan usahanya sampai jam 8 malam.

Tempat hiburan malam, Spa, dan pusat kebugaran juga hanya bisa beroperasi sampai jam 8 malam.

Bahkan kapasitas pengunjung yang diperbolehkan hanya 25% dari kapasitas ruangan usaha.

Sementara itu, Apotik dan Toko Obat mendapat pengecualian dari Walikota untuk dapat terus buka selama 24 jam.

Walikota Manado, Andrei Angouw dalam SE ikut menekankan setiap pelaku usaha wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam menjalankan usahanya.

“Semua aktivitas kegiatan usaha tersebut wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” tegas Andrei Angouw.

“Surat Edaran ini berlaku sejak tanggal 7 Juli 2021 sampai dengan tanggal 18 Juli 2021 dengan memperhatikan perkembangan epidemiologi COVID-19,” tutup Walikota.

(Valent)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *