Yayasan Prisma Sulut Buka Kesempatan Organisasi Keagamaan Kirim Utusan Kuliah di Universitas Trinita

  • Whatsapp
Universitas Trinita
Universitas Trinita membuka penerimaan pendaftaran mahasiswa baru T.A. 2021-2022

MetroManado – Universitas Trinita yang memiliki dua Fakultas, yakni Fakultas Ilmu Kesehatan dan Fakultas IPTEK dan Keguruan dengan 11 Program Studi (Prodi) kembali menerima pendaftaran mahasiswa baru Tahun Ajaran 2021-2022.

Dan sebagai upaya membantu program pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan menuntaskan gerakan anti putus sekolah di perguruan tinggi, Universitas Trinita mengeluarkan program 3M.

Read More

Hal ini disampaikan oleh Apriano Ade Saerang selaku Pembina Yayasan Prisma Sulut yang merupakan badan hukum penyelenggara Universitas Trinita.

“Ini adalah bentuk komitmen Yayasan Prisma Sulut didalamnya Pembina dan Ketua Merry JJ Langi dalam membantu program pemerintah,” ucap Saerang kepada MetroManado.com (09/06/2021).

“Khususnya mencerdaskan kehidupan bangsa dan untuk menuntaskan gerakan anti putus sekolah di perguruan tinggi,” tambah tokoh Pendidikan Sulut ini.

Lebih lanjut, Saerang menjelaskan tentang progran 3M yang merupakan program beasiswa dari Universitas Trinita.

“Ini adalah program 3M Trinita atau Trinita Mapalus Mensarjanakan Masyarakat,” ujar mantan Ketua Komisi D DPRD Kota Manado.

“Program ini dikhususkan bagi yatim piatu, yatim, atau piatu dengan dikategorikan kurang mampu,” kata Saerang.

“Dengan metode pembiayaan yang diberikan beasiswa dari Yayasan, 75% biaya dibebaskan dengan persyaratan yang sudah ditetapkan,” terangnya.

Ketua Yayasan Prisma Sulut, Merry J J Langi pun menambahkan apa yang disampaikan oleh Pembina Yayasan, Apriano Saerang terkait Program 3M Trinita dimasa pandemi saat ini.

“Karena ini ada dalam masa pandemi, Yayasan juga punya komitmen dalam rangka berdiakonia dengan memperluas beasiswa ini,” ungkap Merry.

“Yang tadinya hanya untuk yatim piatu dengan kategori miskin, sekarang diberikan kesempatan kepada seluruh organisasi gereja atau keagamaan baik muslim, kristen, katolik, dan semua denominasi,” jelasnya.

“Dapat mengutus satu perwakilan dengan rekomendasi ketua jemaat atau gereja,” sebutnya.

Karena dalam Universitas Trinita saat ini menggunakan sistem UKT (Uang Kuliah Tunggal), Merry juga menyebutkan persyaratan yang harus dipenuhi oleh para penerima program beasiswa 3M Trinita.

“Bisa diberikan 3M dengan syarat-syarat harus tepat waktu selesai, IP harus dipertahankan terus diatas 3,” ucapnya

“Kalau tidak memenuhi syarat tersebut, beasiswa bisa dicabut kembali oleh Yayasan,” tandasnya.

Pembina dan Ketua Yayasan Prisma Sulut pun menghimbau kepada seluruh seluruh organisasi keagamaan untuk dapat memanfaatkan sebaik mungkin Program 3M Trinita tahub 2021.

“Program ini (beasiswa bagi utusan organisasi keagamaan) tidak selamanya kami buka. Kecuali Program 3M untuk Yatim Piatu dengan kategori kurang mampu,” tutup keduanya.

Adapun sebelas Prodi yang ada di Universitas Trinita, yakni untuk program diploma ada Kebidanan (D3), Manajemen Informatika (D3), Kesehatan dan Keselamatan Kerja (D4).

Untuk program Sarjana, yakni Farmasi, Kesehatan Masyarakat, Gizi, Administrasi Rumah Sakit, Manajemen, Hukum, Pendidikan Guru SD, dan Sistem Komputer.

Dari 11 Prodi ini, ada dua Prodi yang tidak dapat tercover dalam Program 3M, yakni Kebidanan dan Farmasi.

(Valent)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *