Polda Sulut Musnahkan Ribuan Liter Cap Tikus dan Puluhan Knalpot Racing

  • Whatsapp
Pemusnahan Barang Bukti
Polda Sulut menggelar pemusnahan barang bukti hasil operasi jajaran Polda Sulut. (Foto : Istimewa)

MetroManado – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut) melakukan pemusnahan barang bukti (babuk) hasil razia dan operasi rutin kepolisian jajaran Polda Sulut, di Kawasan Megamas Manado, Jumat (16/04/2021) sore.

Adapun babuk yang dimusnahkan yakni, minuman beralkohol berbagai merek sebanyak 181 botol dan jenis cap tikus sebanyak 16.185,6 liter dengan kemasan botol plastik sebanyak 4.938 botol.

Read More

Babuk minuman beralkohol ini dimusnahkan dengan cara ditumpahkan ke dalam tempat yang telah disediakan.

Kemudian ada juga knalpot bising atau racing sebanyak 50 buah, serta 21 buah senjata tajam (sajam) berupa pisau badik, tombak, pedang samurai, parang, panah wayer, pelontar dan busur panah.

Pemusnahan babuk ini dilakukan dengan cara dipotong menjadi beberapa bagian menggunakan alat pemotong besi.

Sementara itu, Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Wakapolda Sulut Brigjen Pol Rudi Darmoko menyampaikan, bahwa pelaksanaan pemusnahan barang bukti ini sudah memperoleh kekuatan hukum tetap dalam penanganannya.

“Pemusnahan barang bukti ini sekaligus untuk memberi dampak positif bagi penegakan hukum secara umum, dan meminimalisir kemungkinan adanya penggelapan barang bukti,” ucap Rudi Darmoko sebagaimana dikutip dari TribrataNews Polda Sulut.

Pada kesempatan ini juga, Polda Sulut mengungkapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap pihak yang sudah ikut membantu pihak kepolisian dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

“Semoga peredaran narkoba, minuman beralkohol dan kerawanan kamtibmas lainnya bisa ditekan dengan upaya-upaya kepolisian yang bersifat preemtif, preventif dan upaya terakhir adalah penegakan hukum,” tandas Darmoko.

(Valent/*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *